Kapolsek Medan Baru Berduet dengan Polwan, Hibur Warga di Car-Free Day Kesawan

SUMUTONE.COM | MEDAN — Acara Car-Free Day (CFD) di Lapangan Merdeka kawasan Kesawan Medan dipadati musik dan kemeriahan pada Minggu pagi, 11 Oktober 2026, saat personel muda Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menghibur warga dengan pertunjukan langsung.

Sorotan utama berlangsung di depan gedung Kantor Pos Kesawan, saat Kapolsek Medan Baru Kompol G. Hutabarat berduet dengan seorang polisi wanita (polwan) bernyanyi untuk warga. Didukung band kepolisian, duet tersebut menyuguhkan penampilan energik yang menarik perhatian masyarakat yang sedang beraktivitas di Minggu pagi.

Warga yang berkumpul untuk joging, bersepeda, dan aktivitas luar ruang lainnya tampak berhenti menikmati musik, menciptakan suasana santai dan akrab di pusat Kota Medan.

Koordinator kegiatan, Ipda Dedi SP, menyampaikan bahwa pertunjukan tersebut digelar untuk menghibur masyarakat yang hadir di Car-Free Day Kesawan.

“Kegiatan ini rutin digelar untuk menghibur masyarakat. Harapannya dapat membawa manfaat dan menghibur warga,” ujar Dedi.

Ia menjelaskan bahwa band kepolisian terdiri dari personel muda yang bakat musiknya terus diasah melalui pembinaan dan pelatihan berkelanjutan. Menurut Dedi, program pembinaan ini telah berlangsung sejak masa kepemimpinan Kapolda Sumut Irjen Pol. (Purn.) Drs. Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak, M.Si.

Melalui penampilan musik dan kegiatan sosial, pihak kepolisian berupaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menampilkan citra yang lebih humanis dan dekat dengan warga.

Selain menjalankan tugas penegakan hukum, aparat kepolisian juga dapat berbaur dengan masyarakat melalui kegiatan sosial dan hiburan publik. Pertunjukan di Car-Free Day Kesawan menjadi ruang bagi aparat dan warga untuk saling berinteraksi dalam suasana yang santai.

Diiringi musik langsung, olahraga, serta interaksi akrab yang menyatukan masyarakat, kegiatan ini menambah semarak suasana Minggu pagi di pusat Kota Medan.

Aksi ini juga menunjukkan bagaimana kegiatan berbasis komunitas dapat membuka ruang kedekatan antara kepolisian dan masyarakat yang dilayaninya.