SUMUTONE.COM | GUNUNGSITOLI — Polisi bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Gunungsitoli menggerebek sebuah rumah kos di Gang Nusantara, Gunungsitoli, Sumatera Utara, pada Jumat, 9 Oktober 2026. Enam dari delapan orang yang menjalani tes urine dinyatakan positif narkoba.
Operasi gabungan tersebut dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Nias bersama BNN Kota Gunungsitoli sekitar pukul 10.00 WIB. Penggerebekan dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Nias IPTU Karib Zega.
Sebelum melakukan tes, petugas terlebih dahulu memantau aktivitas di sekitar rumah kos tersebut. Petugas kemudian melakukan tes urine terhadap delapan orang, dengan hasil awal menunjukkan enam orang positif dan dua orang negatif.
Enam orang yang dinyatakan positif tersebut berinisial FHNT (39), OH (30), FLZ (45), DKN (31), ERWZ (29), dan TART (18).
Setelah pemeriksaan tersebut, keenamnya menjalani asesmen di BNN Kota Gunungsitoli. Berdasarkan hasil asesmen medis, mereka direkomendasikan untuk menjalani rehabilitasi rawat jalan.
Polres Nias Perkuat Upaya Pemberantasan Narkoba
Kapolres Nias AKBP Ponzi Indra mengatakan kepolisian akan terus memperkuat kerja sama dengan BNN guna mencegah penyalahgunaan narkoba dan memutus jaringan peredaran narkotika ilegal.
Ia menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkotika tidak dapat hanya bergantung pada aparat penegak hukum, melainkan memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Pencegahan dan pemberantasan narkotika membutuhkan kerja sama semua pihak, baik aparat penegak hukum, instansi terkait, maupun masyarakat,” kata Ponzi kepada wartawan, Minggu, 11 Oktober 2026.
Ia menambahkan bahwa penegakan hukum akan terus menyasar peredaran gelap narkoba, sedangkan para pengguna narkoba akan ditangani melalui asesmen dan rehabilitasi sesuai aturan yang berlaku.
Ponzi juga mengimbau warga agar segera melaporkan aktivitas mencurigakan yang berpotensi terkait dengan penyalahgunaan atau peredaran gelap narkotika di lingkungan mereka.
“Bantu para pengguna untuk pulih dan bongkar jaringan peredaran narkoba. Polisi dan masyarakat harus saling bekerja sama,” ujarnya.



